sambu

sambu

Terkini

Selasa, 25 Maret 2025

Bupati Inhil Menghadiri Silaturahmi & Buka Puasa Bersama Keluarga Besar KSOP Kelas IV Tembilahan

 



Memenuhi undangan Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan, Bupati Inhil yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir H. Tantawi Jauhari menghadiri  silaturahmi dan buka puasa bersama dengan jajaran KSOP Kelas IV Tembilahan, Senin (24/03/2025).


Kegiatan yang dilaksanakan di aula Kantor KSOP Kelas IV Tembilahan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kab. Inhil serta para pelaku usaha khususnya yang berkecimpung dalam dunia pelayaran serta undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan Cakra Andreas Situmeang, SH menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan menjalin komunikasi yang lebih baik antara keluarga besar KSOP Kelas IV Tembilahan dengan jajaran Forkopimda serta para pelaku usaha khususnya yang berkecimpung di dunia pelayaran. 


Usai pelaksanaan kegiatan, Bupati Inhil dalam keterangannya yang disampaikan oleh Pj. Sekda, H. Tantawi Jauhari mengatakan bahwa pemerintah daerah sangat menyambut baik kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini.


“Tentunya sinergi antara KSOP Kelas IV Tembilahan bersama dengan pemerintah daerah dan para pelaku usaha khususnya yang berkecimpung di dunia pelayaran merupakan salah satu kunci dalam menjaga kelancaran transportasi dan keamanan pelayaran serta mendukung perekonomian daerah melalui sektor maritim.” ujarnya.

Sebagai Bentuk Perhatian, Bupati Inhil H.Herman, SE, MT Salurkan Bantuan Ratusan Juta Rupiah.

 



Tembilahan - Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terhadap korban bencana Banjir, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyalurkan bantuan yang berasal perusahaan dan lembaga perbankan yang ada daerah Inhil. 


Proses penerimaan yang dipusatkan di di Posko tanggap darurat bencana alam banjir Kabupaten Indragiri Hilir yang berlokasi di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir Jl.Swarna Bumi. Senin (24/3/2025) sore yang diterima lansung oleh Bupati H.Herman SE, MT 


Pada kesempatan tersebut, turut juga hadir Ketua DPRD, Kapolres Inhil,  Dandim 0314 Inhil, Asisten II Setda Inhil, Kalaksa BPBD, Kabag Ekonomi serta dari pihak perusahaan dan perbankan yang menyerahkan bantuan. 


Adapun bantuan yang dihimpun dan serahkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir yang di terima lansung Bupati H.Herman, SE, MT dengan total bantuan sebanyak 2950 paket sembako dengan nilai Rp 737.500.000 

Bantuan berupa:

-  400 paket sembako senilai Rp 100 Juta dari Surya Dumai Grup. 

- 250 paket sembako senilai Rp 62.500.000 dari SRL 

- 100 Paket sembako dari BPR Gemilang senilai Rp 25.000.000, 

- 500 Paket sembako dari Sambu Group senilai Rp 125.000.000

- 50 Paket sembako dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Indragiri Hilir senilai Rp 12.500.000

- 200 Paket Sembako dari BRK Syari'ah Senilai Rp Rp 50.000.000

- 200 paket sembako dari Oscar Grup senilai Rp  50.000.000 

- 300 paket sembako dari GIN senilai Rp 75.000.000 

- 50 Paket sembako dari BSS senilai Rp 12.500.000

- 100 paket sembako dari BNS senilai Rp 25.000.000

- 100 paket sembako dari BNI senilai Rp 25.000.000

- 50 paket sembako dari PWP senilai Rp 12.500.000

- 50 paket sembako dari ASI senilai Rp 12.500.000

- 500 Paket sembako dari BAZNAS senilai Rp 125.000.000

- 100 paket sembako dari BRI senilai Rp Rp 25.000.000.


Berdasarkan data yang ada di Posko tanggal darurat bencana alam banjir yang ada di BPBD Inhil  saat ini sudah ada 7 Kecamatan, 14 Kelurahan/Desa yang terdampak banjir dengan 40409 KK, 16523 jiwa. 


Bupati H.Herman SE, MT pada kesempatan tersebut mengatakan, bantuan ini akan lansung disalurkan kepada korban banjir. Mudah-mudahan bantuan akan bertambah mengingat banyak jiwa yang terdampak banjir. 

Untuk itu, Bupati mengucapkan terimakasih atas bantuan ini dan akan lansung kita serahkan ke korban. Mengingat bencana alam terutama banjir ini tidak bisa kita prediksi kondisi elnino seperti saat ini. 

"semoga banjir ini segera surut. Mengingat dari pihak perusahaan akan melakukan normalisasi sungai hingga ke sungai Indragiri", harap H.Herman, SE, MT orang nomor satu di Kabupaten Indragiri Hilir.

Senin, 24 Maret 2025

Bupati H Herman Resmi Membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Inhil Tahun 2026

 



TEMBILAHAN – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026.


Musrenbang RKPD ini merupakan tahapan akhir dari rangkaian proses perencanaan pembangunan yang telah dimulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan, hingga forum konsultasi publik dan forum lintas perangkat daerah. 


Berbagai usulan yang dihimpun melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD-RI) menjadi bahan utama dalam penyusunan RKPD Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026.


Dalam sambutannya, Haji Herman menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). 


Ia menyoroti peran perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Inhil dan menegaskan pentingnya keterbukaan serta kejujuran perusahaan dalam memenuhi kewajiban pajak.


"Kami berharap adanya transparansi dan kepatuhan dari perusahaan dalam membayar pajak," ujar Bupati Herman, kata Haji Herman di Aula Bappeda Inhil, Senin (24/3) pagi.


Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya mencari sumber pendanaan alternatif melalui berbagai mekanisme, termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Dana Alokasi Khusus (DAK), tugas pembantuan, bantuan keuangan dari pemerintah provinsi, serta dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Inhil.


Musrenbang RKPD ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil, Ketua DPRD Inhil, Penjabat Sekretaris Daerah Inhil, Kepala Bappeda, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Inhil, serta Kepala Bappeda Provinsi Riau yang bergabung secara virtual. Selain itu, turut hadir Kepala Bappeda dari beberapa kabupaten tetangga, seperti Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dan Kabupaten Tebo dari Provinsi Jambi.

Minggu, 23 Maret 2025

Bupati Inhil Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Banjir di Kempas

 


KEMPAS - Sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya, Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT., turun langsung ke Desa Pekan Tua dan Desa Kulim Jaya, Kecamatan Kempas, untuk menyerahkan bantuan bagi korban banjir, Minggu (23/03/2025).


Banjir yang melanda dua desa tersebut telah berdampak pada kehidupan 102 Kepala Keluarga (KK), dengan 47 KK di Desa Pekan Tua dan 55 KK di Desa Kulim Jaya. Menyikapi kondisi ini, Bupati Herman memastikan bahwa pemerintah daerah hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak.


"Saya ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendirian dalam menghadapi musibah ini. Pemerintah Kabupaten Inhil akan terus berupaya memberikan bantuan dan solusi bagi warga terdampak banjir," ujar Bupati Herman saat menyerahkan bantuan di aula Kantor Desa Pekan Tua.


Bantuan yang diberikan berupa beras, mi instan, minyak goreng, gula pasir, sarden, teh celup, dan susu kaleng. Bupati berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat banjir.


"Kami memahami bahwa situasi ini tidak mudah. Oleh karena itu, kami berusaha hadir secepat mungkin untuk memberikan bantuan. Mudah-mudahan air segera surut dan warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa," tambahnya.


Dalam kunjungannya, Bupati Herman juga berdialog langsung dengan warga, mendengarkan keluhan mereka, serta memastikan langkah-langkah penanganan banjir terus dilakukan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan akan terus memantau perkembangan situasi.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Pembangunan dan Perekonomian, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perkebunan, Camat Kempas beserta Forkopimcam, serta kepala desa setempat. (Adv) 

Sabtu, 22 Maret 2025

Bikin Geleng Kepala! Kehadiran Perwakilan PT GIN dan PT SAL Saat RDP DPRD Terkait Banjir Dinilai Percuma. Perlu Ketegasan Pemkab Inhil



Indragiri Hilir – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) terkait dampak banjir di Desa Lahang Hulu Kecamatan Gaung, berujung pada kekecewaan. 


Kehadiran Azmi, perwakilan PT. Guntung Idaman Nusantara (GIN) dan  Patria Darma dari PT. Setia Agrindo Lestari (SAL) dinilai tidak memberikan solusi konkret atas permasalahan yang dialami warga. 


Dalam rapat tersebut, perwakilan yang hadir dari kedua perusahaan hanyalah tim humas, mereka berdua menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan. 


Hal sedana juga diungkapkan Ketua Forum CSR Inhil Yusuf Said bahwa mereka yang hadir dalam RDP itu tidak bisa memberikan kepastian atas desakan para wakil rakyat DPRD Inhil yang meminta perusahaan agar tanggungjawab atas banjir yang terjadi. 


Namun mereka tetap akan menyampaikan laporan persoalan banjir disana kepada pimpinan redaksi. "Ada mekanisme yang harus dilalui terlebih dahulu," terang Yusuf Said yang juga Anggota Komisi II DPRD Inhil, Rabu (19/3/2025). 


Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari anggota DPRD Komisi I Yunanto Along dari Partai Demokrat, yang menilai bahwa pertemuan yang sudah digelar hingga lima kali tidak menghasilkan langkah nyata dari pihak perusahaan.


"Sudah lima kali mediasi dilakukan, tapi jawabannya selalu sama. Hanya mendengar, lalu menyampaikan ke pimpinan, dan hasilnya tetap nol! Sampai kapan warga harus menunggu?" tegas Yunanto Along dengan nada tinggi.


Senada dengan itu, Muh Azis, Komisi II DPRD Inhil, menegaskan bahwa perusahaan memiliki kewajiban yang diatur dalam regulasi dan tidak bisa menghindar dari tanggung jawabnya.


"Ini bukan soal mau atau tidak mau, tetapi kewajiban perusahaan. Ada regulasi yang mengatur, dan mohon kepada bapak selaku humas untuk menyampaikan kepada pimpinan bahwa ini bukan tekanan, melainkan tanggung jawab yang harus diselesaikan oleh perusahaan," ujar Muh Aziz.


Masyarakat Desa Lahang Hulu semakin kecewa karena hingga saat ini belum ada langkah konkret dari perusahaan dalam menangani banjir yang diduga berasal dari pengelolaan kanal perusahaan perkebunan. Warga pun memberikan ultimatum bahwa jika hingga minggu ketiga April 2025 tim teknis tidak menyampaikan langkah konkret penanggulangan banjir, mereka akan mengambil tindakan sendiri.


Lebih tegas, Kepala Dusun 5, Jamaludin alias Udin Boy, menyatakan bahwa warga siap menutup akses pembuangan air sebagai bentuk protes jika solusi tidak segera diberikan.


"Kami akan tutup perbatasan jika tidak ada kejelasan sampai minggu ketiga April," tegasnya kepada awak media usai rapat.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PT. GIN maupun PT. SAL terkait tuntutan warga dan ancaman penutupan akses air.(Red) 

Photos

International

Intertainment

Sport

Election

© Copyright 2019 Kabarindragiri.com | All Right Reserved